Do you know why it's hard to say goodbye? Because we afraid if our memories might not be able to remember them, rightly. The fact is, goodbye means good. No matter how hard.
~Aurora Esterlia

Sex, Love, and Dating

Sex: alat kelamin, pemisah dan pembeda yang jelas antara laki-laki dan perempuan/ jantan dan betina.
Kej 2:15-25
Tuhan menciptakan Adam sebagai laki-laki dan selama di taman Eden, dan dari semuanya dinamakan oleh Adam, tapi tidak ada yang sepadan. Tidak ada manusia berhubungan dengan binatang. 
Lalu Tuhan membuat Adam tidur nyenyak. Adalah inisiatif dari Tuhan untuk memberikan pasangan hidup yang sepadan/penolong yakni perempuan, Hawa, yang diambil Tuhan dari tulang rusuk Adam. 

Love: kasih, lebih dari Cinta.
Markus
1. Kasihi Tuhan dengan seluruh hidupmu. Jika mengasihi, pasti kita ingin tahu apa kesukaannya. Seorang yang mengasihi Tuhan pasti ingin mengetahui apa maunya Tuhan. Hari-hari ini baca firman Tuhan supaya kasih yang sebenarnya tidak di degradasi sama nilai-nilai cinta yang diperjualbelikan oleh dunia. Mencintai Tuhan adalah dasar dari segala sesuatu. 
2. Kasihi sesama sama seperti mengasihi dirimu sendiri.

Dating: hubungan
How? 
1. Penuhi cintamu akan Tuhan Yesus dulu. Yesus telah memberikan pengorbanan karena besarnya kasihnya kepada kita (Yoh 3:16). Kasih itu pergi keluar, berkorban.
2. Memandang suatu hubungan sebagai suatu hal yang berharga. Kudus dan mulia. Jika belum melihat hal itu, berarti hubunganku dengan Tuhan masih berantakan/rusak. Kembalikan dulu hubungan mu dengan Tuhan. Supaya kembali kasih yang ada dasarnya. Dari sana, pasti Tuhan akan tuntun menuju hubungan yang sejati, karena berpasangan adalah inisiatif dari Tuhan.
3. Bertanggung jawab pada diri sendiri dulu. Baru bisa bertanggung jawab dengan pasanganmu nantinya. 
4. Tunggu inisiatif dari Tuhan. Tuhan yang beri adalah yang terbaik.

Segala yang salah dan berantakan, kembali aja datang kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mampu mengampuni semua kesalahan dan dosamu. Relakan hatimu untuk akui dan minta ampun di hadapan Tuhan dan bangun kembali dari awal bersama Tuhan Yesus. Mulai lakukan firman Tuhan, bukan hanya didengar aja. 

Comments

Popular posts from this blog

My Little Essay from Singapore

Never Enough

Around Girl: The Red Shoes