Do you know why it's hard to say goodbye? Because we afraid if our memories might not be able to remember them, rightly. The fact is, goodbye means good. No matter how hard.
~Aurora Esterlia

Penyimpangan Seksual

Gangguan Identitas Jenis Kelamin Disorder

-perasaan tidak senang dengan keadaan fisiknya.
Cth: berjenis laki2 tapi jiwanya merasa wanita/sebaliknya
Muncul pada masa anak2.
Kriteria (intinya ialah adanya bentuk penghayatan yang sudah lama) :
a. Punya keinginan yang kuat untuk menjadi jenis kelamin yang berlawanan
b. Menggunakan pakaian jenis kelamin belawanan
c. Menjadi fantasi yang berlawan jenis
d. Suka pemainan yang kebalikan dari jenis kelamin ya
e. Yang memiliki/lebih suka teman sepermainan yang berlawan jenis.
f. Memaksakan diri/berusaha menyatakan kalau ia ialah berlawan jenis.
g. Memiliki peran atau senang berperan menjadi lawan jenis dalam teman sepermainan.
h. Memiliki emosi seperti lawan jenis.
i. Terasing dari kawanan sesama jenisnya.

Dalam pandangan biologis, terdapat kromoson laki2 XY dan kromoson wnita XX. 
Dalam psikologis, terdapat beberapa hal:
a. Orangtua di masa kandungan memiliki harapan anaknya lahir sebagai lawan jenis.
b. Di masa anak2, orangtua memakaikan anaknya pakaian lawan jenis.
c. Peran orang tua dari salah satu pihak kurang dominan/berperan dalam hidupnya sehingga seorang anak berusaha menjadi peran yang kurang dominan di dalam hidupnya.

GID itu dapat tuntas ketika sudah remaja dan meneima kebeadaan identitas gendernya, namun jika diteruskan hingga dewasa akan menjadi LGB (Lesbian, Gay, and Biseksual)
Penyimpangan orientasi seksual: ketertarikan terhadap jenis kelamin yang sama.
Kalau homoseksual, yang salah adalah orientasi seksualnya. 
Kalau heteroseksual, yang salah adalah identitas disordernya.

Tahun 1952, LGB dibilang sebagai gangguan kejiwaan, namun saat ini sudah tidak lagi. Dulu bahkan mendapat hukuman dan hingga saat ini sekarang sudah ada yang mengakui.

Beberapa tanda GID muncul:
a. Perasaannya berubah2 terhadap lawan jenis. Kadang suka tapi terkadang tidak. 
b. Tidak memperdulikan pandangan orang lain terhadap dirinya (misalnya sudah dewasa)
c. Fantasi seks membayangkan melakukan hubungan dengan jenis kelamin yang sama.
Penyebab:
a. Biologi, gangguan pusat seks di otak bukan faktor hormon, namun ini tidak sepenuhnya akurat.
b. Perkembangan dari GID tadi hingga dewasa.
c. Pola asuh:usia emas anak (5-6) untuk mengembangkan pola pikirnya, namun di masa itu malah terjadi d. perlakuan kasar oleh ayah/ibu sehingga anak tidak meneladani ayah/ibu, jika terjadi pelakuan kasar yang terjadi di rumah tanpa ada aturan yang jelas maka akan terjadi GID. 
d. Lingkungan: perlakuan kasar oleh lingkungan seperti bullying -dikatakan banci, tinggal di lingkungan homoseksual.
e. Menyaksikan gambar atau film porno dan hubungan seksual
f. Pernah mengalami pelecehan seksual pernah mengalami hubungan sex dengan sejenis, pemerkosaan.
g. Pada lesbian: pemikiran bahwa behubungan dengan sesama prmpuan dapat memiliki kenikmatan tersendiri karena pempuan lemah lembut,sensitif,dan mengetahui titik2 kenikmatan pada saat berhubungan sex.
h. Terpemgaruhnya hidup, yakni saat itu sudah diterima, kontak secara langsung dengan orang pola kehidupan homoseksual.

Fase Coming Out: fase dimana seseorang merasakan ketertarikan pada jenis kelamin yang sama. 
a. Coming Out internal/mengenal diri - muncul kesadaran bahwa ia menyukai sesama jenis.
b. Keputusan terbuka pada orang lain pada dirinya.
c. Hidup secara terbuka sebagai LGB. Terjadi pada lingkungan yang telah menerima LGB itu.

Gay: dua2nya meski pasangan bisa biasa aja kayak cowok normal. Ciri2nya,
a. Ada yang terlihat feminim namun tidak semua laki2 feminim adalah gay. Jangan labeling orang karena fisiknya. 
b. Peduli pada penampilannya. Tapi tidak juga semua laki2 yang metroseksual ialah gay, namun mereka biasanya pasti rapi dan bersih. Ia tidak peduli dengan warna apapun yang penting trending dipakai dan menarik gay lain. 
c. Mereka punya kode: punya satu anting, memiliki tatapan tajam kepada lelaki yang benar2 ia tertarik (seperti orang jatuh cinta, suka memuji fisik/intelegensi, bersikap sangat baik) ~ hal ini sangat jarang masalahnya ditemui di laki2 pada umumnya.
d. Saat ia tertarik akan semakin agresif karena kalangan gay ialah posesif.
e. Pembicaraan seputar hubungan sesama jenis merupakan suatu hal yang biasa. 

Lesbian: ciri2nya,
Butchi (laki2), femme (perempuan).
a. Sebagian bepakaian laki2/tomboy , walaupun tidak semua yang tomboy adalah lesbian.
b. Mengkonsumi narkoba untuk mengundang gairah lesbian lainnya. 
c. Butchi berpenampilan maskulin dan posesif. Semuanya merek2 maskulin. 
d. Suka aktivitas laki2.
e. femme biasanya tidak mencari, orang yg dingin namun tidak dapat menjaga diri sendiri, tidak independen. 
f. Butchi yang mencari dan yang lebih agresif. 
g. Keberadaan mereka berdua dapat mempengaruhi keadaan disekitarnya.


BEBERAPA PENYIMPANGAN SEKSUAL LAINNYA:
Dapat sampai pada tahap EXHIBISIONIST, memamerkan alat kelamin mereka. Ketika orang lain merasa terkejut, disana mereka mendapat kepuasan.
KARENA ITU: JANGAN TEKEJUT. PERLAHAN-LAHAN PERGI, TUNJUKAN RASA EMPATI, sampaikan bahwa apa yang dilakukan tidak benar dan ada cara orang tersebut mau berubah. 

Ada juga tahap PEDOFIL, biasanya terjadi pada laki2 (heteroseksual/homoseksual), mendapatkan kepuasan apabila melakukan kontak fisik dengan anak2 prapubertas yang tidak memiliki hubungan darah dengan korban. Pelaku minimal 16 tahun dankorban biasanya lebih muda 5 tahun dari pelaku. Kadang melibatkan kekerasan dan gangguan terhadap anak kecil.
Cirinya,
a. Kurang bisa dengan jelas teridentifikasi. Namun, biasanya ia senang bermain dengan anak kecil.
b. Ia tidak akan melakukan itu pada orang lingkungannya, jadi mencari di tempat lain.
c. Umumnya terjadi pada orang yang impoten dan terisolasi, memenuhi rasa kekosongan itu terhadap anak2 yang mau ikut2 aja.
f. Ada perasaan takut brrhubungan dengan lawan jenis.
g. Pernah mengalami pelecehan seksual pada saat kecil.
h. Kesalahan dalam masa pertumbuhan bersma orangtua.

ZOOFILIA, penyimpangan seksual yang dilakukan dengan binatang. 
Seksual binatang itu sudah tinggal lama bersama penderita. 

INCEST, hubungan seksual antar saudara kandung.
Penelitian menyampaikan seringkali incest terjadi karena ketiadaan sosok ibu dalam keluarga. 
Ciri2nya,
Internal: kepribadian pelaku, kurang dewaa, rasa kesepian dan rendah diri (wanita), kedekatan yang tidak wajar (ketertarikan, perasaan), 
Eksternal: kurang baiknya latar belakang agama, pelaku wanita kurang seks edukasi, kurangnya pengawasan, mabuk, relatif di keluarga kurang mampu, di keluarga yang berjumlah anak yang banyak.
Pencegahan: pendidikan seks pada anak, mengajar anak beberapa perilaku yang tidak diperbolehkan akan orang dewasa yang tidak pantas, mengajari anak untuk tidak berkata tidak dngan tegas. 

Electra Complex dan Oedipus Complex
Electra Complex: mencintai ayahnya berlebihan dan membenci ibunya.
Oedipus Complex: mencintai ibunya berlebihan dan membenci ayahnya.
Perilaku hingga sampai hubungan mencari orang yang jauh lebih tua. 
Penyebab: ketidakharmonisandalam keluarga. Tidak mendapatkan kasih sayang.

Firman Tuhan tidak tabu tentang sexual education. 
Sexual Disorder
Roma 1:26-27. 
Saat ini, dunia sedang mengalami pergeseran nilai.
Persetubuhan Tidak Wajar 
~ Kejadian 38:16, mertua dan menantu (Yehuda dan Tamar, Onan)
~ Kejadian 19:30-38, ayah dan anak (Lot dan anaknya)
~ Ulangan 27:20-24, hubungan dengan binatang, saudara sendiri, semua hubungan yang tidak wajar bagiannya ialah kutukan.
~ Imamat 18:22, berhubungand dengan sesama jenis. 
~ Yudas 1:7, sexual immorality, (Sodom dan Gomorah, dikenal dengan Anal Sex, merupakan kekejian bagi Tuhan).

1 Kor 5:1-13
2 Tim 3:1-5
1 Kor 6:9 ~ tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah:
a. Participant active and passive to homosexuality
b. Homosexuality is sin

Perkembangan Homoseksualitas:
Ada lebih dari 20 organisasi kristen yang mengatakan homoseksualitas itu bukan dosa.
NALTProject, Gallup found, Obama-state, Sexual Revolution Campaign about Gay Right Movement, APA. Mereka mengedepankan kasih.

Persetubuhan yang wajar:
Kejadian 1:27-28. 
Kejadian 2:23-24.
Hubungan seks itu kudus, sakral, hingga upahnya pun jiwa. 

HOMOSEXUAL ARE MADE, NOT BORN!
Mazmur 8:5
1. Kejadian Traumatis, itu penyakit psikologi~ bisa disembuhkan.
a. Tertolak dalam suatukomunitas/kelompok
b. Sexually abbused and older person in same gender
c. Neglected by the parent of the same gender
d. Feeling out of place with peers of the same gender
2. Kedagingan dan Hawa Nafsu, itu bisa dikontrol.
3. Pergaulan yang salah - trend, ROMA 12:2 jangan seragam denga dunia ini, mau berubah atau ga? 
1 KORINTUS 15:33, either active and passive. Jadilah tegas!


The Cure!
1. Be honest, penting untuk mengetahui apa penyebabnya muncul gay feelings.
    Terbuka, Yak 5:16
    Mengaku, Amsal 28:13, 1 Yoh 1:9
2. Jangan mau memanipulasi oleh Cinta Yang Semu - Tipu Daya - Intimidasi
     Cinta Sejati akan membawa kita ke destiny Ilahi
3. Disucikan (they're washed) 1 Kor 6:9-13
    Lahir baru (Yoh 3:5)
    Dikuduskan (They're sanctified), dipisahkan dari kedagingan dan dibawa mendekat kepada Bapa - PERPISAHAN. 
    Dibongkar sampah2 dosa, TUHAN YESUS MAMPU MENYELESAIKAN MASA LALU KITA.
    MENGAMPUNI.
4. Dibenarkan.

Bagi kita:
1. Jangan mencobai diri sendiri.
2. No excuse. Kasih tahu kebenaran Firman Tuhan.
3. Jangan mencoba melayani mereka diri sendiri. Kita punya compassion akan jiwa, tapi harus CONSENT kalau mungkin mereka memiliki nafsu atasmu.

Comments

Popular posts from this blog

Never Enough

July & Greg: Third Season

Around Girl: The Red Shoes