Do you know why it's hard to say goodbye? Because we afraid if our memories might not be able to remember them, rightly. The fact is, goodbye means good. No matter how hard.
~Aurora Esterlia

The Rise of Jesus

In this moment, I want to face my fear. Just like the way of Moses in his worry to rescue the Israel from Egyptians, then said, "Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah." But, God said, "Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang membuat lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN?Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan."
Keluaran 4:10-12.
Moses decided to let Aaron be the speaker, it is about the blessing. Aaron got the blessing,
"Harun mengucapkan segala firman yang telah diucapkan TUHAN kepada Musa, serta membuat di depan bangsa itu tanda-tanda mujizat itu.Lalu percayalah bangsa itu, dan ketika mereka mendengar, bahwa TUHAN telah mengindahkan orang Israel dan telah melihat kesengsaraan mereka, maka berlututlah mereka dan sujud menyembah."
Keluaran 4:30-31.

Jangan pernah berhenti mencari Tuhan.
Utamakan, rely on, stay.

You have to know who is your God, great and majesty, among other gods. There's no other gods. For He alone, the only one. Walk with Him full of confidence, in cries or satisfied. He can move mountains, He can make worse, He has the heaven. As He for us, so we for this world. Who's our heaven? Jesus.
Why? He's the promise of our salvation.

All of the Passover, every year, have you ever in the moment of this is really the moment to remind us how magnificent is our God. He rescued the Israel from the Egyptians. Then comes now Jesus the Son, He rescued us from sins. Jesus, it is You. Without Jesus, who then we can worth to worship Him, for He is Holy and we are full of sins?

You went to church, you sing, you give, all the good things, they were all nasty in front of Him. Because of why? You turned your back from Him.

Who knows inside your head? Who knows what you do in your room, when all your relatives didn't see you? Who really knows your heart, your wishes, the really one you love, things you want to tell to her or him, who really knows your sins when even you didn't recognize each of them? Listen, He even not remember your sins anymore. All your pasts has gone from the moment you take that answer as your salvation. Who? Jesus.

THE RISE OF JESUS
Makna Kebangkitan Yesus ialah bahwa maut tidka berkuasa atas Yesus. Yesus bangkit untuk menjadi Raja, dan kuasa kebangkitan itu hanya terjadi kalau ada kematian. Bangkit menjadi Manusia Baru dan terima Roh Kudus.
Ayatnya yang mana sih?
1.     Matius 28:1-20
Kita mengambil kata-kata penting!
NOW AFTER the Sabbath, near dawn of the first day of the week.
Apa sih Hari Sabbath?
a.     The day of rest ordained(ketetapan/aturan) by God. Ibrani 11:28 bilang “Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.” Ibrani 12:23-24 bilang “dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.”
~Keluaran 12. Dalam keluaran 12, Allah meminta Anak Domba, yang jantan, tidak bercela, berumur setahun, (a male of the first year). Hal ini memberikan gambaran Tuhan Yesus, Anak Domba Allah, Anak yang Sulung. Yohanes bilang sendiri, “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” (Yoh1:29,36) Diapain sih Anak Domba itu? Disembelih pada waktu senja (12:6), Darah Nya diambil dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas (12:7), Daging Nya harus dimakan pada malam itu juga, yang dipanggang harus makan dengan roti tidak beragi dan sayur pahit (12:8), hanya dipanggang api, bukan entah atau direbus, semuanya lengkap, kepala, betis dan isi perut (12:9), jangan kamu tinggalkan apapun dari daging itu sampai pagi, yang tinggal sampai pagi harus dibakar habis dengan api (12:10), dan cara memakannya adalah pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu, buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi Tuhan (12:11).
b.    The Feast of Unleavened Bread to remind of actual Exodus flight. 1 Korintus 5:7-8 bilang “Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus. Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.” Inilah yang menggambarkan pemurnian, murni itu Kudus, artinya “PISAH” pemisahan antar kita dan di dunia. Jangan mau seperti babi! 2 Petrus 2:22 bilang “Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.” Kodrat kita adalah Kejadian 1:26-27, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” Sebelum kita berdosa, sejak awal ialah kita sungguh amat baik.
c.     The Day of divine worship. Ingat, Kejadian 2:1-2 bilang “Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh, dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.” Kenapa besoknya setelah Tuhan Yesus mati, Hari Sabbath? Karena Tuhan Yesus menggenapi perkataan-Nya. Bahwa semua dalam Firman Tuhan, Alkitab ini akan tergenapi dan telah tergenapi.
HATI-HATI! Perayaan Paskah bukan pesta telur! Pesta telur itu adalah PAGAN. Jijik. Ga ada di firman Tuhan. Bertobat.
But the angel answered and said to the women, “Do not be afraid, for I know that you seek Jesus who was crucified. He is not here; for He is risen, as He said.
2.     Markus 16:1-20, lebih detail. Now when He rose early on the first day of the week, He appeared first to Mary Magdalene, out of whom He had cast seven demons. Inisiatif Tuhan sendiri. Ingat, Tuhan sendiri tunduk pada perkataan-Nya.
3.     Lukas 24:1-53 bilang, two men (angels) bilang , “Remember how He spoke to you when He was still in Galilee, ‘saying, ‘The Son of Man must be delivered into the hands of sinful men, and be crucified, and the third day rise again.’”
And for our sins has being washed by Jesus Christ. I can explain it to you. Jesus Christ is The Savior and without sins. Romans 6:6 then says, "Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.”
He died for us, for our sins. Why is it so important to be crucified? It is a symbol as Galatians 3:13 says,"Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: ‘Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!’". Knowing that the Roman idea of crucifixion was paramount to their practice of hanging on a tree, it's still the same. And even more, He is being put to shame. It demonstrates that He was cursed of God. It's a big deal of symbol. To tell you the truth that sin is our cursed. And Jesus Christ is our salvation.
4.     Yohanes 20-21, lebih bongkar!
Ayat 9, “Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.”
Ayat 17, Yesus berbicara kepada Maria Magdalena.
Ayat 19, Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Berapa kali 3x.
Yoh 21:15-19, Tuhan Yesus romantis kepada murid-muridnya. Sarapan. “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengahisi Aku?”, apa jawabmu? Kata Yesus kepadanya, “Gembalakanlah domba-domba-KU.” Berapa kali Tuhan Yesus menanyakan? 3x.
Ingat kembali ketika di masa Paskah Israel, bagaimana kita memakan santapan Paskah? dan cara memakannya adalah pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu, buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi Tuhan (12:11). Hal ini bicara tentang KESIAPAN dan PENGUTUSAN. Lukas 10:2 bilang, “Katanya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”
Jadi, sudah merupakan ketetapan Tuhan: Matius 28:19-20,
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Then, it comes to my conclusion. How can we tell ourselves about, "For I am Yours. You are mine"? Bible answers it by so easy way. John 1:12 answers, "Yet to all who received Him, to those who believed in His name, He gave the right to become children of God--". He is God.
So, yes, as the children, we will get our parents DNA (medical science). And word of God says that me, you are the children of God. You are already being free from sins. And not just being free from sins but you also being called as His children. How great is our God? He put us back to the same degree where we're meant to be. As He is for us. As we are for this world.
To go more deeper, for me the sentence of "For I am Yours. You are mine" means we are sanctified [DITEBUS] by His name. Knowing this, Kisah Para Rasul 4:11-12, “Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan—yaitu kamu sendiri--, namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Masih bertanya apalagi mengenai pemuridan?                              
Kisah Para Rasul 8:30-35.
1.     Pastikan tujuan dari pemuridan ialah untuk mengerti.
2.    Bertanyalah dan dapati jawabannya.

3.    Pribadi Yesus Kristus sendiri. 

Comments

Popular posts from this blog

Warm Hearts of Sisters

My Pottermore

Around Girl : Drown